Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
Opini

Pencegahan Korupsi Dana Desa

Home / Opini / Pencegahan Korupsi Dana Desa
Pencegahan Korupsi Dana Desa Hayat, Dosen Universitas Islam Malang, Peneliti Lakpesdam NU Kota Malang, Anggota Aliansi Kebangsaan (Grafis: TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTAPERSOALAN korupsi merupakan persoalan yang sangat pelik, siapa pun dapat terjangkiti olehnya. Bukan persoalan seberapa yang dikorupsi, atau siapa yang melakukan korupsi. Tetapi mengapa korupsi semakin merajalela. Korupsi sudah menjangkiti dari desa ke desa.

Perilaku korupsi semakin menjamur hingga ke akar pemerintahan paling rendah, yaitu desa. Sungguh sangat miris melihat pemberitaan akhir-akhir ini berkenaan dengan perilaku korupsi dibeberapa media cetak maupun online.

Pertanyaannya adalah apa yang melatar belakangi korupsi di desa? Banyak faktor yang mempengaruhi korupsi keuangan desa, yaitu kontrol tidak berjalan secara maksimal, kualitas sumber daya manusia yang masih rendah, partisipasi aktif masyarakat kurang berjalan dengan baik, lemahnya manajemen pengelolaan keuangan desa, akuntabilitas pemerintah desa belum berjalan sebagaimana mestinya, transparansi yang kurang maksimal, dan berbagai faktor lainnya yang mempengaruhi.

Namun faktor yang paling mendasar adalah karakter berbangsa dan bernegara yang masih lemah, mementingkan kepentingan sendiri dan golongan masih tinggi dengan mengabaikan kepentingan masyarakat, sehingga egosentris yang dikedepankan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah konkrit untuk melakuakn pencegahan secara sistematis, yaitu dimulai dari kontrol secara top down dan kontrol buttom up. Kontrol secara top down adalah kontrol dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus terus dilakukan.

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com