Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Menpan RB: ASN Harus Jadi Motor Perubahan

Home / Peristiwa - Daerah / Menpan RB: ASN Harus Jadi Motor Perubahan
Menpan RB: ASN Harus Jadi Motor Perubahan Menpan RB Asman Abnur saat berada di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang, Rabu (13/9/2017). (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) harus bisa menjadi motor perubahan yang signifikan.

Hal tersebut disampaikannya saat berada di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur (13/9/2017).

Sebagai motor perubahan, dibutuhkan ASN yang memiliki kapasitas di bidang yang spesifik, bukan hanya ahli secara administrasi.

Menpan-RB-Asman-Abnur-2bifAU.jpgMenpan RB Asman Abnur menyimak paparan inovasi dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang, Rabu (13/9/2017). (Foto: Istimewa)

Dalam kunjungan kerjanya ini, Asman mengapresiasi kinerja BBIB Singosari sebagai unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) yang banyak melakukan terobosan dan inovasi. 

"Semua ini tidak terlepas dari peran ASN yang sangat ahli dan spesifik dalam menangani pekerjaannya," ujarnya.

Menurutnya, peran dan fungsi UPT perlu diperbesar dalam rangka produktivitas dan profesionalitas, sehingga tidak kalah dengan korporasi.

Asman menambahkan, melalui terobosan dan inovasi, bisa mendukung program-program pemerintah. 

Salah satu program yang kini tengah berjalan yaitu Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Menpan-RB-Asman-Abnur-36ae5y.jpgMenpan RB Asman Abnur mengunjungi Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang, Rabu (13/9/2017). (Foto: Istimewa)

Program Kementan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan swasembada daging dengan target penambahan populasi ternak sapi.

Tahun 2017, pemerintah berharap program ini menghasilkan sapi betina indukan bunting sebanyak 3 juta ekor dari target 4 juta ekor melalui kegiatan prioritas yang terintegrasi.

Pada kegiatan Menpan RB di BBIB Singosari, sejumlah pejabat di lingkungan Kementan turut mendampingi, diantaranya Sekjen Kementan Hari Priyono, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan Abdul Halim, Kepala BBPP Ketindan, Kepala Balitkabi Kendalpayak, dan Ketua STPP Malang. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com