Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

KPK Tetapkan Bupati Batubara Sebagai Tersangka

Home / Peristiwa - Nasional / KPK Tetapkan Bupati Batubara Sebagai Tersangka
KPK Tetapkan Bupati Batubara Sebagai Tersangka Bupati Batubara Sumatera Utara berinisial OKA. (Foto: batubaratumpas)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Batubara Sumatera Utara berinisial OKA dan empat orang lainnya sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

"Setelah mengamankan bahan dan keterangan dan pemeriksaan 1X24 jam yang dilanjutkan gelar perkara, ditemukan bukti permulaan yang saling berkesesuaian dan disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi suap, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan lima orang tersangka," Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9) .

Diduga sebagai pihak penerima, yaitu Bupati Batubara OKA, Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara HH, dan pemilik dealer mobil STR.

Sedangkan diduga sebagai pihak pemberi, yakni dua orang kontraktor masing-masing MAS dan SAZ.

Dalam OTT itu, kata Alex, total KPK mengamankan uang tunai senilai Rp 346 juta.

"Uang tersebut diduga bagian dari fee proyek senilai total Rp 4,4 miliar yang diduga diterima oleh Bupati Batubara melalui para perantara terkait beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017," tuturnya.

Pertama, dari kontraktor MAS diduga pemberian fee sebesar Rp 4 miliar terkait dua proyek, yaitu pembangunan Jembatan Sentang senilai Rp 32 miliar yang dimenangkan oleh PT GMJ dan proyek pembangunan Jembatan Sei Magung senilai Rp 12 miliar yang dimenangkan oleh PT T.

"Barang bukti Rp 346 juta dalam OTT ini diduga merupakan bagian dari fee terkait dua proyek ini," kata Alex.

Kedua, dari kontraktor SAZ diduga pemberian fee sebesar Rp 400 juta terkait dengan proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp 3,2 miliar.

Untuk kepentingan penyidikan, kata Alex, tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan di beberapa lokasi antara lain rumah dinas Bupati Batubara, rumah tersangka MAS, dan kantor atau dealer mobil milik STR. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com