Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Awas! Gunung Agung di Bali Berstatus Waspada

Home / Peristiwa - Daerah / Awas! Gunung Agung di Bali Berstatus Waspada
Awas! Gunung Agung di Bali Berstatus Waspada Gunung Agung Bali. (Foto: Wisata Bali)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, statusnya kini meningkat dari level normal (I) menjadi level II (Waspada). Aktivitas gunung api ini terekam sejak Juli 2017 lalu hingga Rabu (13/09/2017).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali Made Indra mengatakan, pihaknya mendapatkan surat dari Kementrian Energi Sumber Daya Mineral RI Badan Geologi yang menyebutkan bahwa status gunung Agung naik dari level normal ke waspada.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pengamatan Gunung Api Gunung Agung di Remdang, Kabupaten Karangasem, dalam bulan ini terekam gempa sebanyak 99 kali.

Diantaranya, sebanyak 46 kali gempa Tektonik Jauh, 15 kali gempa Tektonik Lokal, 37 kali gempa Vulkanik Dalam dan 1 kali gempa Vulkanik Dangkal.

"Awal mulanya terjadi gempa sejak Selasa 18 Juli 2017 itu terekam 2 kali tektonik lokal. Saat ini status Gunung Agung dari normal ke waspada," katanya dikonfirmasi TIMES Indoensia, di Denpasar, Kamis (14/09/2017). 

Menurutnya, terakhir terjadi gempa pada Rabu 13 September 2017 kemarin. Itu terekam 7 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 2-6 mm.

Secara visual dari pos pengamatan gunung tersebut, dalam rentang waktu 3 bulan terkahir ini belum teramati adanya perubahan signifikan tinggi dan tebal asap dari kawah Gunung Agung.

Menurut pendaki pada 13 September 2017 terlihat hembusan solfatara dari dasar kawah yang sebelumnya tidak pernah terlihat.

Pihaknya menegaskan, untuk tingkat kegempaan gunung Agung secara umum tampak menunjukan peningkatan.

"Saat ini kami terus memantau aktivitas maupun rekomendasi Gunung Agung," ungkapnya.

Pihaknya siap mengaantisipasi dampak buruk peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung antara lain dengan menyiapkan masker untuk masyarakat, kesiapsiagaan BPBD dari segi personil, logistik dan peralatan, sistem komunikasi sehingga bisa memberi respon dengan cepat dan tepat. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com