Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Lakukan 5 Hal Ini untuk Mencegah Anak Terkena Katarak

Home / Kesehatan / Lakukan 5 Hal Ini untuk Mencegah Anak Terkena Katarak
Lakukan 5 Hal Ini untuk Mencegah Anak Terkena Katarak ILUSTRASI. Mencegah katarak pada bayi sejak dini. (Foto: autoimuncare.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rayyan Gibran Ridharaharja (Ibran), anak kedua artis Asri Pramawati, atau yang dikenal dengan Asri Welas baru saja menjalani operasi akibat katarak kongenital yang diderita sejak lahir.

Katarak kongenital bisa saja menyebabkan kebutaan pada anak bila tak ditangani segera. Pasalnya, penyakit ini menyebabkan mata tak dapat menerima cahaya sehingga sel-sel penglihatan di retina tak dapat berkembang.

Ada macam-macam penyakit yang dapat menyebabkan katarak kongenital. Beberapa di antaranya infeksi toksoplasma, rubela, cytomegalovirus (CMV), atau herpes simpleks yang dialami ibu saat mengandung janin. Dilansir dari Klik Dokter, untuk mencegah Si Kecil mengalami katarak, lima hal ini harus dilakukan oleh calon ibu.

TORCH sebelum persiapan kehamilan
Pemeriksaan TORCH adalah pemeriksaan darah untuk melihat apakah tubuh memiliki kekebalan terhadap infeksi toksoplasma, rubela, cytomegalovirus (CMV), atau herpes simpleks. Bila hasil pemeriksaan immunoglobulin M (IgM) TORCH ada yang memberikan hasil positif, tunda perencanaan kehamilan. Calon ibu perlu berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan pengobatan dari infeksi tersebut sebelum hamil.

Vaksinasi MMR atau MR
Bila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ibu belum memiliki kekebalan terhadap penyakit rubela, segeralah melakukan vaksinasi MMR (mumps measles rubella) atau vaksinasi MR (measles rubella) setidaknya 3 bulan sebelum merencanakan hamil. Hal ini penting untuk memproteksi ibu dari kemungkinan terinfeksi rubela saat hamil.

Hindari Konsumsi Daging Tidak Matang
Infeksi toksoplasma umumnya berasal dari konsumsi daging yang tidak matang, misalnya bila mengonsumsi sate, shabu-shabu, dan sebagainya. Ibu yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya tidak mengonsumsi daging tersebut setidaknya hingga trimester pertama hamil, agar tidak tertular infeksi toksoplasma.

Hindari Seks Bebas
Salah satu penyebab katarak kongenital adalah infeksi herpes simpleks. Infeksi ini umumnya terjadi pada orang yang sering berganti-ganti pasangan. Agar terhindar dari infeksi ini, pastikan bahwa calon ibu dan calon ayah hanya berhubungan intim dengan pasangannya.

Kenali Katarak Kongenital Sejak Dini
Tak semua penyakit katarak kongenital dapat dicegah. Penyebab tersering dari katarak kongenital adalah karena masalah genetik dan kromosom. Bila hal ini penyebabnya, tentu tak ada yang dapat dilakukan untuk mencegah hal itu terjadi. Namun demikian, yang penting, katarak pada bayi ini dapat dikenali sesegera mungkin.

Bila bayi sudah lahir, orang tua dapat mencoba mengenalinya dengan melihat mata bayi. Apakah ada bercak putih di bagian matanya? Apakah anak tidak memperlihatkan kontak mata yang baik ketika diajak bicara atau bercanda? Bila hal itu terjadi, segera bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com