Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Presiden: Ada Infiltrasi Ideologi yang Ingin Gantikan Pancasila

Home / Peristiwa - Nasional / Presiden: Ada Infiltrasi Ideologi yang Ingin Gantikan Pancasila
Presiden: Ada Infiltrasi Ideologi yang Ingin Gantikan Pancasila Presiden RI Joko Widodo (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan ada upaya infiltrasi ideologi untuk menggantikan Pancasila dan memecah belah negara dan bangsa Indonesia.

Cara dan proses infiltrasi tersebut, kata Presiden, muncul dengan cara baru, halus, lembut, dengan pendekatan yang akrab, dan sering menyentuh hati.

“Sehingga banyak dari kita yang terbuai dan tidak menyadari bahwa kita sudah memiliki Pancasila,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Deklarasi Kebangsaan Perguruan se-Indonesia Tinggi Melawan Radikalisme, di Peninsula Island, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa (26/9) pagi.

Presiden meminta seluruh pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia untuk terus berpegang pada Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila, dan memertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jangan sampai kampus-kampus menjadi lahan penyebaran anti NKRI, anti Bhinneka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, kita harus basmi radikalisme agar persatuan dan persaudaraan makin kuat,” tegas Kepala Negara .

Dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta dari perguruan tinggi seluruh Indonesia itu, Presiden mengingatkan, bahwa perguruan tinggi harus jadi pusat pengembangan teknologi, pengetahuan, dan seni yang bertujuan untuk menegakkan kebenaran dan memberi manfaat yang sebesarnya-besarnya bagi negara dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi turut didampingi oleh Seskab Pramono Anung, Menristek dan Dikti Mohammad Nasir, dan Gubernur Provinsi Bali I Made Mangku Pastika. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com